
Tiongkok dikabarkan sedang menyiapkan sistem izin ekspor baru untuk logam tanah jarang - bahan penting yang digunakan dalam mobil listrik, ponsel, hingga senjata canggih. Langkah ini disebut bisa mempercepat proses pengiriman, namun belum berarti pencabutan penuh atas pembatasan ekspor seperti yang diharapkan Amerika Serikat.
Menurut sumber industri, Kementerian Perdagangan Tiongkok memberi tahu sejumlah eksportir bahwa mereka nantinya bisa mengajukan izin ekspor dengan proses yang lebih efisien. Namun, lisensi baru ini tetap akan mengatur volume ekspor dan berlaku hanya selama satu tahun.
Aturan lama yang diberlakukan sejak April membuat eksportir harus mengurus izin untuk setiap pengiriman, sehingga memperlambat ekspor dan menyebabkan kekurangan pasokan global, termasuk bagi industri otomotif. Dari 2.000 permohonan dari Uni Eropa, hanya sekitar setengah yang disetujui.
Meski ada kabar perbaikan sistem izin, beberapa pihak menilai Beijing belum sepenuhnya mencabut kontrol ekspornya. Pemerintah Tiongkok juga belum memberikan komentar resmi terkait aturan baru ini.
Dengan dominasi lebih dari 90% produksi tanah jarang dunia, langkah Tiongkok ini tetap menjadi alat tawar penting dalam persaingan dagang dengan AS. (azf)
Sumber: Investing
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...
AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...
Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...
Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...
Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...